MuaraEnim, beritamuaraenim.com – Menjadi tanggung jawab Perusahaan untuk kemajuan masyarakat disekitar wilayah kerja merupakan komitmen yang dipegang PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Kali ini Bukit Asam hadir dengan sebuah program sosial bernama Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) irigasi, yang tidak lain untuk kemajuan para petani sawah padi.
Tidak hanya mengeruk kekayaan alam berupa batu bara semata, PTBA berupaya agar kemajuan yang diraih bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat banyak, khususnya masyarakat di ring 1 Perusahaan. PLTS irigasi menandai adanya peran penting dari PTBA untuk membantu eksistensi dan perkembangan masyarakat Petani dalam menanam hingga memanen komoditas padi.

Direktur Sumber Daya Manusia PTBA Suherman menyampaikan bahwasanya Perusahaan tidak hanya ikut serta dalam membangun daerah dalam bentuk infrastruktur gedung – gedung saja, tapi sebagai bentuk tanggung jawab sosial juga dilakukan pembangunan jenis lainnya seperti PLTS irigasi untuk petani juga digalakkan.

Total ada 6 PLTS irigasi yang sudah dibangun PTBA hingga saat ini, antara lain :
1. PLTS irigasi di Desa Trimulyo, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Beroperasi sejak 2020 dengan kapasitas 35 Kilowatt (KW) Peak , PLTS irigasi ini mengalirkan air untuk lahan pertanian seluas 167 hektar.
2. PLTS irigasi di Desa Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. PLTS irigasi berkapasitas 16,5 kWp ini beroperasi sejak 2019 untuk mengalirkan air ke 62 hektar lahan sawah.
3. PLTS irigasi di Desa Tanjung Raja, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Kapasitasnya 16,5 kWp dan mengalirkan air ke 63 hektar lahan sawah.
4. PLTS irigasi berkapasitas 27,5 kWp di Desa Nanjungan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang mulai beroperasi pada 2022. Lahan yang dialiri mencapai kurang lebih 100 hektar.
5. PLTS irigasi dengan kapasitas 42,5 kWp untuk mengairi sawah seluas 150 hektare di Kampung Rejosari Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.
6. PLTS irigasi Karang Raja ini pembangunannya dimulai September 2022 dan selesai Februari 2023 dengan kapasitas 38 kWp.
Sedangkan satu lagi, yakni PLTS irigasi di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim masih dalam proses pengerjaaan.
Bantuan PTBA untuk petani padi di Desa Karang Raja Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim yang resmi beroperasi ditandai dengan penekanan tombol yang dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah dan Direktur SDM PTBA Suherman didampingi Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah Kabupaten Muara Enim, General Manager Unit Pertambangan Tanjung Enim PTBA Venpri Sagara, Kepala Desa Karang Raja Okta Vianty, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim Nurul Vita Utami Kaffah, Kepala Dinas Pertanian Muara Enim Ulil Amri, dan
Plt. Camat Muara Enim Husni Thamrin.
Turut hadir pada kesempatan ini, Vice President Sustainability PTBA Hartono bersama Jajarannya dan Pengurus PLTS Irigasi Karang Raja.
Suherman mengatakan bahwa pembangunan PLTS Irigasi di Desa Karang Raja merupakan bentuk kontribusi nyata dari PTBA untuk membangun Energi Baru Terbarukan (EBT) kepada masyarakat di Kabupaten Muara Enim dan menjadi komitmen Perusahaan untuk masyarakat ring 1 agar bermanfaat untuk mensejahterakan masyarakat yang ada di wilayah operasi PTBA. Sebagaimana kegiatan ini merupakan tujuan mulia dari Perusahaan untuk meningkatkan peradaban.
Hal ini tentunya sejalan dengan Noble Purpose atau tujuan mulia dari PTBA sebagai bagian dari anggota Grup MIND ID (Mining Industry Indonesia), yaitu membangun peradaban, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik.
Ia menuturkan bahwa PLTS irigasi di Desa Karang Raja yang menjadi PLTS yang ke-6 ini untuk pembangunannya dimulai September 2022 dan selesai Februari 2023 dengan kapasitas 38 kWP yang berada diarea lahan seluas 132 meter persegi dan luas area persawahan bisa teraliri air dengan suplai pompa mencapai 35 hektar.
Dimana selama ini masa tanam 1 hingga 2 kali setahun, kedepan ada jaminan bisa 2 sampai 3 kali setahun, Insya Allah meningkat masa tanam padi. Karena tidak ada kendala walaupun musim kemarau dengan adanya suplai pompa air.
Dengan melakukan pengembangan usaha di bidang EBT, PTBA juga menjalankan program pembangunan PLTS untuk menghidupkan pompa irigasi pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.
Program CSR PLTS irigasi merupakan upaya PTBA untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan, memberdayakan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. PLTS sebagai sumber energi untuk pompa irigasi mampu meningkatkan frekuensi panen dan produktivitas tahunan petani. Berkat keberadaan PLTS irigasi, para petani bisa panen hingga tiga kali dalam setahun.
Oleh karena itu, menurutnya keberadaan PLTS irigasi sangat besar manfaat ekonomi untuk 121 petani padi di Desa Karang Raja, selain PLTS ini mendukung pertanian ramah lingkungan dan mengurangi emisi karbon yang dicanangkan Pemerintah yaitu Net Zero Emissions (NZE) tahun 2060.
Tidak lupa atas nama PTBA, dirinya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Karang Raja yang sukarela menghibahkan lahannya untuk dijadikan lokasi pembangunan PLTS semoga menjadi amal baik.
“Kami berharap dengan telah diresmikan penggunaan PLTS, diharapkan masyarakat bisa merawat bersama-sama sehingga manfaatnya dapat kita optimalkan,” pungkasnya.
Mewakili Pemerintah Daerah, Plt. Bupati Muara Enim sangat mengapresiasi atas kontribusi positif yang tidak main – main diberikan PTBA dengan membangun PLTS irigasi di Desa Karang Raja, tidak hanya menghadirkan tapi juga mempelopori PLTS ini.
“Menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Muara Enim adanya PLTS ini, diminta kepada Kepala Desa dan perangkatnya tolong dijaga betul dan dirawat agar tidak mangkrak PLTS ini,” himbaunya.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Raja atas nama masyarakat dan petani mengucapkan terima kasih kepada PTBA membangun PLTS yang memang diperlukan petani padi untuk menambah waktu tanam.
“Para petani siap kerja samanya dalam memegang amanah ini dan siap melanjutkan tugas untuk pengelolaan PLTS dengan baik,” ujarnya.
Sementara, Bahtiar petani padi di Desa Karang Raja sangat terharu dan menjadi bersemangat dengan adanya bantuan PLTS irigasi dari Bukit Asam ini.
“Menjadi harapan terbesarnya, yang selama ini panen 1-2 kali panen setahun, bisa meningkat lagi masa panen menjadi 3 kali setahun. Karena Insya Allah tidak terkendala oleh masalah suplai air, karena selama ini hanya mengandalkan air hujan kini bisa disuplai oleh pompa air,” ungkapnya.
Kehadiran PLTS irigasi di Desa Karang Raja ini, menurut Direktur Manajemen Resiko dan HSSE MIND ID, Nur Hidayat Udin saaat melakukan kunjungan ke PLTS irigasi tersebut bahwa menjadi langkah baik dan cita – cita mulia Perusahaan untuk andil dan ambil bagian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani padi sawah. (BM-01)
Foto : PLTS irigasi di Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim. (BM-01)

