Muara Enim, beritamuaraenim.com – PT Ulima Nitra Tbk (PT UN) resmi menggelar kegiatan Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) di Jobsite PT Duta Bara Utama (PT DBU) yang dimulai pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat utama PT DBU ini dihadiri oleh Wakil KTT PT DBU, Sondra Fetronal, HSE Manager PT UN, Andri Karnida, PJO PT UN–DBU, Tommy Setiawan, Auditor Internal SMKP PT UN, Ryan Dewantara Nasution serta para Management Representative dari berbagai departemen.

Acara pembukaan berjalan lancar dan menunjukkan komitmen kuat kedua perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan di area operasional tambang.
Audit Internal SMKP merupakan agenda rutin PT UN sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi sekaligus upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan standar keselamatan kerja.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam memastikan seluruh elemen keselamatan diterapkan secara konsisten, efektif, dan sesuai dengan kaidah pertambangan yang baik.
Dalam sambutannya, Wakil KTT PT DBU, Sondra Fetronal menegaskan bahwa penguatan 7 Elemen SMKP harus menjadi fokus bersama seluruh departemen. Ia menekankan bahwa elemen-elemen tersebut merupakan pondasi penting dalam menjaga operasional yang aman dan berkelanjutan.
Sementara itu, PJO PT UN–DBU Tommy Setiawan menyoroti besarnya tanggung jawab tim dalam melaksanakan SMKP, terutama pada elemen Implementasi yang akan menjadi prioritas perbaikan pada tahun 2026 berdasarkan hasil audit tahun ini. Ia mengajak seluruh pihak untuk lebih disiplin dan konsisten dalam menerapkan standar keselamatan di lapangan.
HSE Manager PT UN, Andri Karnida menambahkan bahwa kegiatan Audit Internal ini bentuk integritas, harus menghasilkan nilai yang sebenarnya, dan objektif.
Auditor diharapkan menjalankan tugas secara profesional dan independen karena hasil audit akan menjadi dasar perbaikan manajemen di masa mendatang.
Sementara Auditor Internal SMKP PT UN, Ryan Dewantara Nasution, mengapresiasi antusiasme seluruh departemen yang menunjukkan kesiapan dan komitmen tinggi dalam mengikuti audit.
Ia menyampaikan bahwa proses audit bukan hanya formalitas, melainkan peluang bagi setiap departemen untuk menilai dan meningkatkan efektivitas penerapan SMKP.
Audit akan berlangsung selama 12 hari dan dilaksanakan sesuai amanah regulasi serta penunjukan dari KTT PT DBU.
Ia menambahkan bahwa baik buruknya hasil audit harus menjadi bahan introspeksi bagi seluruh pemangku kepentingan agar tahun 2026 dapat menjadi titik balik peningkatan penerapan keselamatan yang lebih matang dan berintegritas.
Pembukaan audit ini sekaligus mencerminkan keseriusan PT Ulima Nitra Tbk dan PT Duta Bara Utama dalam meningkatkan kualitas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan. Melalui evaluasi yang objektif dan kolaborasi yang kuat antar-departemen, perusahaan berharap dapat memperkuat kinerja operasional, meningkatkan produktivitas, serta menjaga reputasi sebagai perusahaan jasa pertambangan yang profesional, kompeten, dan berkomitmen pada keselamatan.
“Semangat Continuous Improvement terus didorong agar keselamatan tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi menjadi nilai utama dalam setiap kegiatan operasional,” ujar Ryan.
Berita & Foto : Humas PT UN
Editor : Heru Fachrozi

